
Ini obrolan www.motorplus-online.com dengan Pak Bambang Gunardi, yang puluhan tahun menjabat dari anggota Juri di lembaga tertinggi balap motor dunia, FIM. Puluhan kali warga BSD, Tangerang ini President Juri MotoGP. Bambang juga sempat menjabat Circuit Advisor Losail, Qatar. Bambang bilang kalau paling benar Indonesia bikin sirkuit standar MotoGP terlebih dahulu.
“Ambil contoh sirkuit Buriram Thailand.
Mereka bikin sirkuit dulu. Setelah itu baru mengajukan permintaan untuk
jadi tempat salah satu seri MotoGP. Prosesnya panjang,” kata Bambang
mendapatkan super licensed FIM.
Indonesia bikin sirkuit standar MotoGP terlebih dahulu harus
jadi prioritas. “Setelah sirkuit standar MotoGP jadi di Indonesia,
setelah itu ajukan diri dengan membayar minimal 7 juta Euro. Nanti Dorna
akan menentukan kapan Indonesia bisa mendapat jadwal seri MotoGP,”
tutup Bambang yang pernah mendapat hadiah nomor start 64 saat ultahnya
yang ke-64 tahun dari Valentino Rossi. Kerennya desain angka 64 sama
dengan angka 46 milik Vale.
Nah berarti Indonesia bikin sirkuit standar MotoGP terlebih dahulu!