FIM CEV Repsol

UPDATE: Andi Gilang Meraih Posisi Start ke 19 di CEV Moto3

Andi Gilang Meraih Posisi Start ke 19 di CEV Moto3
Andi Gilang yang memiliki nama asli Andi Farid Izdihar, menjalani debut pertamanya di CEV International Championship, kelas Moto3 Junior World Championship dengan start di posisi ke 19 dari total 33 pebalap yang menjadi lawan.

Seperti yang di kutip disitus Dapur Pacu, Hasil posisi seperti itu, pebalap yang membela tim Astra Honda Racing Team (AHRT) perlu mengeluarkan trik jitu, setelah lampu start mati. Karena dari total 33 pebalap yang menjadi lawan, Gilang menempati start ke 19. Sehingga mau tidak mau Gilang harus push dari lap awal saat race yang akan berlangsung pada Minggu (17/4).

Resikonya Gilang harus mengeluarkan energi ekstra, kala mengeluarkan trik untuk dapat mendahului pebalap di depannya pada lap awal. Apalagi gap antara Gilang dengan Lorenzo Dalla Porta yang menempati pole position terpaut 1,239 detik.

Sebelum berangkat ke Spanyol. Gilang sempat bercerita kepada Dapurpacu.com bahwa tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dengan motor Honda NSF250RW. Karena motor tersebut secara posisi riding tidak terlalu berbeda dengan NSF yang digeber Gilang di ajang Asia Talent Cup (ATC).

“Motornya sedikit lebih ramping, tapi tenaganya luar biasa. Bahkan saat belok saja, tangan dan kaki yang berlawanan dengan arah tikungan harus rapat dengan motor. Contoh, ketika belok ke kanan kaki dan tangan kiri harus rapat, tangannya buka sedikit saja saat di tikungan, motor terasa sulit dikendalikan,” beber pebalap asal Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Tapi selain beradaptasi dengan posisi riding, tantangan Gilang harus cepat beradaptasi dengan rapatnya kompetisi dan kondisi alam yang berbeda. Artinya Gilang harus dengan cepat membaca peta persaingan.

Apalagi saat free practice, Gilang melaju sendirian harus menerjang ‘serangan’ angin yang bertiup kencang di Circuit de la C Valenciana. Karena melaju sendirian Gilang tidak bisa menerapkan teknik slipstream yang sering dia lakukan saat bertarung di ATC.

Saat race nanti, tentu menjadi ruang pembuktian bahwa pebalap berusia 18 tahun ini mampu bertarung dengan pebalap-pebalap yang berasal dari empat penjuru mata angin di Dunia.


Sumber: Dapur Pacu

About candra okmida

Diberdayakan oleh Blogger.